jump to navigation

“Setoran Tanpa Batas dan Waktu Melalui MPN G-2” Juni 17, 2014

Posted by Imam Subagyo in Berita Terkini.
Tags: ,
trackback

Selasa, 17 Juni 2014 bertempat di Aula Gedung Keuangan Negara Medan, Kanwil Ditjen PerbenMPN4daharaan Provinsi Sumatera Utara menyelenggarakan Sosialisasi Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik dan Implementasi MPN G-2. Sosialisasi yang dihadiri oleh Seluruh Satuan Kerja Mitra Kerja KPPN Medan I dan II, Perwakilan Kantor Pusat dan Daerah Bank BRI, Mandiri, BNI, CIMB Niaga dan Kantor Pos, Pimpinan Bank/Pos Persepsi di Medan, Jajaran Kantor Wilayah Ditjen Pajak Sumatera Utara, Jajaran Kantor Wilayah Ditjen Bea dan Cukai Sumatera Utara ini mengambil tema “Dengan Implementasi MPN G-2 kita wujudkan Pengelolaan Penerimaan Negara yang Mudah, Cepat dan Akuntabel”.

MPN1Dalam keynote speech sekaligus pembukaan acara secara resmi, Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Mirza Effendi menyatakan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang terlibat dalam acara sosialisasi, terutama kepada Narasumber dari Kantor Pusat, baik dari Ditjen Perbendaharaan, Ditjen Pajak, Ditjen Anggaran maupun Perwakilan Perbankan. Beberapa poin harapan dari pelaksanaan sosialisasi Sistem Penerimaan Negara Secara Elektronik dan Implementasi MPN G-2 adalah :

  1. Meningkatkan pemahaman penggunaan sistem layanan MPN G-2, sehingga seluruh pihak terutama Wajib Pajak, Wajib Bayar dan Wajib Setor dapat memanfaatkan layanan system MPN G-2 dengan baik
  2. Sarana diskusi dan penyamaan persepsi untuk menunjang kelancaran pelaksanaan MPN G-2 sehingga kelemahan-kelemahan yang ada pada system sebelumnya dapat dikurangi atau dihilangkan
  3. Membangun komitmen bersama untuk mensukseskan pelaksanaan implementasi MPN G-2
  4. Meningkatkan koordinasi dan komunikasi antara Kanwil Ditjen Perbendaharaan, Kanwil Ditjen Pajak, Kanwil Ditjen Bea dan Cukai, Bank/Pos Persepsi serta semua Satuan Kerja dalam wilayah Provinsi Sumatera Utara.

“Dengan sistem MPN G-2 ini diharapkan kualitas layanan pemerintah di bidang setoran penerimaan negara akan semakin meningkat. Sistem baru ini juga secara otomatis akan meminimalisir berbagai kemungkinan penyimpangan yang dapat melibatkan berbagai pihak., memberikan fleksibilitas, akurasi, kecepatan, keamanan, dan akuntabilitas. Melalui sistem MPN G-2 ini, Wajib Pajak, wajib bayar dan wajib setor dapat melakukan pembayaran kapan saja dengan berbagai pilihan cara tanpa terkendala oleh tempat dan waktu” lanjut Mirza Effendi.

Selanjutnya, sosialisasi diisi dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Kasubdit Rekening Kas Negara Dit PKN Arif Rahman Hakim, Kasubdit Pemantauan Sistem dan Infrastruktur Dit TI Ditjen Pajak, Sakdun, Kasi PNBP Ditjen Anggaran, Supriyadi, dan moderator Kabid SKKI Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara, Imam Subagyo.

Dalam paparan yang disampaikan oleh Arif Rahman Hakim, dijelaskan secara gamblang mulai dari time-line Sistem Penerimaan Negara, latar belakangMPN2 pengembangan MPN G-2, hingga proses penyempurnaan MPN G-2. Opini audit BPK-RI menyatakan bahwa data transaksi Penerimaan Negara yang dilakukan melalui MPN tidak dapat diyakini kebenarannya (disclaimer). Opini ini didasarkan atas tidak dapat dijelaskannya transaksi-transaksi hasil rekonsiliasi Sistem MPN seperti transaksi kategori Reversal, Tidak Diakui, Partial Match, MPN Unmatch dan LKP Unmatch. Opini audit BPK-RI tersebut menjadi alasan terbesar pengembangan Sistem MPN G-2.

Paparan selanjutnya disampaikan oleh Sakdun yang menjelaskan mengenai pendaftaran dan proses pembuatan kode billing setoran pajak melalui website Biling Pajak http://sse.pajak.go.id. Sementara Supriyadi menjelaskan mengenai pendaftaran dan proses pembuatan kode billing setoran PNBP melalu sistem informasi PNBP Online (SIMPONI) yang dapat diakses melalui www.simponi.kemenkeu.go.id

Setelah pemaparan, diberikan kesempatan kepada para undangan untuk menyampaikan pertanyaan dan permasalahan yang selama ini dihadapi terkait Sistem Penerimaan Negara yang yang langsung diberikan tanggapan dan solusi oleh narasumber.

MPN3Pada kesempatan ini juga dilakukan uji coba penyetoran melalui sistem MPN G-2 pada bank/pos persepsi yang sudah melaksanakan sistem ini yaitu Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank CIMB Niaga dan Kantor Pos. Pada prosesnya, semua setoran dapat diaplikasikan dengan baik dan lancar baik melalui internet banking, sms banking, maupun setor langsung di loket. Pada sesi terakhir, diberikan kesempatan kepada pihak perbankan untuk memberikan penjelasan mengenai masing-masing sistem dari setiap bank. Dan pihak bank-pun tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan, masing-masing bank menjelaskan keunggulan dan kemudahan sistem dari setiap produknya.

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: