jump to navigation

“…Saya harus membuang air susu saya, Bu …” Agustus 20, 2014

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
Tags:
1 comment so far

air susuBismillaahir-Rahmaanir-Rahiim …

Kisah ini didapatkan dari Riyadh, Saudi Arabia. Di sebuah desa Huraimla, ada seorang wanita yang sudah dinyatakan oleh Dokter terkena kanker darah, kondisi fisiknya sudah tidak bisa lagi berbuat apa-apa. Untuk merawat dirinya dan memenuhi semua keperluannya, dia mendatangkan pembantu dari Indonesia. Pembantu ini adalah seorang wanita yang taat beragama.

Satu minggu setelah bekerja, Majikan merasa pekerjaannya dianggap bagus. Majikan wanita selalu memperhatikan apa yang dia kerjakan. Suatu waktu si Majikan memperhatikan kelakukan aneh si pembantu. Pembantunya ini sering sekali ke kamar mandi dan berdiam cukup lama. Selengkapnya…

Ketika Kita Harus Memilih Maret 27, 2014

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
10 comments

ketika1Sahabat Hikmah…
Ada cerita menarik yang bisa diambil HIKMAHnya:
Pada suatu kelas extention, seorang dosen mengadakan suatu permainan kecil kepada mahasiswanya yang sudah berumah tangga.

“Mari Kita buat satu permainan, mohon satu orang bantu saya sebentar.”

Kemudian salah satu mahasiswa berjalan menuju Papan Tulis.

Dosen: ”Silahkan Tulis 10 nama yg paling dekat dengan anda pada papan Tulis !”

Dalam sekejap sudah dituliskan semuanya oleh mahasiswa tersebut. Ada nama tetangganya, nama orang tuanya, kekasihnya, anaknya dan lain-lain.

Selengkapnya…

SAYA BUKAN PENGEMIS (Belajar dengan Anak Kecil Penjual Kue) Maret 13, 2014

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
2 comments

Ada kisah menarik yang yang sangat berharga buat kita semua, terutama buat SAYA pribadi, teman-teman PNS, PEJABAT, TNI, POLRI, ANGGOTA DEWAN, atau karyawan yang lain, berikut kisahnya:

Suatu hari, tampak seorang pemuda tergesa-gesa memasuki sebuah restoran karena kelaparan sejak pagi belum sarapan. Setelah memesan makanan, seorang anak penjaja kue menghampirinya, “Om, beli kue Om, masih hangat dan enak rasanya!”

“Tidak Dik, saya mau makan nasi saja,” kata si pemuda menolak. Selengkapnya…

“Aku TIDAK MAU HIDUP denganmu SAMPAI MATI “ Maret 12, 2014

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
add a comment

oleh : RINA SYARIF

Pada suatu malam, setelah selesai Qiyamul Lail berjama’ah, suamiku mengenggam tanganku. “Mataku tidak bisa tidur, bagaimana jika kita ke balkon depan menikmati bintang2 di angkasa”, ucap suamiku. Aku mengangguk pelan, “Sebentar, aku buatkan wedang jahe dulu”, ucapku pula. Ku lirik jam di dinding, sudah pukul 3.56 menit. Dengan ditemani suamiku, aku turun ke dapur membuat minuman hangat itu. Lalu kami naik lagi ke lantai dua, menuju balkon yg memang tidak jauh dari kamar utama. Selengkapnya…

THE MIRACLE OF GIVING (Kisah Kakak Beradik yang Saling Memberi) Maret 11, 2014

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
4 comments

Sebuah Kisah Inspiratif dari sahabatku, mohon ijin share

Aku dilahirkan di sebuah dusun pegunungan yang sangat terpencil. Hari demi hari , orangtuaku membajak tanah kering kuning, dan punggung mereka menghadap ke langit. Aku mempunyai seorang adik, tiga tahun lebih muda dariku. Yang mencintaiku lebih dari aku mencintainya.  Suatu ketika, untuk membeli sebuah sapu tangan yang mana semua gadis di sekelilingku kelihatan membawanya, aku mencuri lima puluh sen dari laci ayahku. Ayah segera menyadarinya. Beliau membuat adikku dan aku berlutut di depan tembok, dengan sebuah tongkat bambu ditangannya.  “Siapa yang mencuri uang ayah?!!!” Selengkapnya…

Menghormati Orang Tua : Kultum Tarawih Masjid Agung Singkawang Agustus 26, 2010

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
add a comment

Di suatu sore yang cerah, ada seorang yang sudah renta berdua dengan anaknya yang sedang memandikan burung. Si orang tua bertanya, “Nak, burung apa itu?” sang anak menjawab “Burung Kenari, Pak” Tak berapa lama si orang tua bertanya lagi “Burung apa itu nak?” Jawab si anak “Burung Kenari, Pak” Beberapa menit kemudian si orang tua bertanya lagi “Burung apa itu Nak?” “Burung Kenari, Bapak” jawab si anak sambil terus asyik memandikan si burung. Tak lama kemudian si orang tua bertanya lagi “Nak, burung apa itu?” “Ah, si Bapak ini, kan sudah saya bilang dari tadi, ini burung Kenari!” kata si anak dengan ketus. Selengkapnya…

Tentang Hati Maret 15, 2010

Posted by Imam Subagyo in Renungan.
add a comment

Adakalanya kita terbahak senang sampai berurai air mata, namun adakalanya kita juga tertunduk sedih dengan berlinang air mata. Adakalanya kita tertawa gembira, namun ada kalanya kita juga termenung karena susah.

Senang, sedih, gembira, susah semuanya tergantung pada suasana hati. Marilah kita jaga suasana hati kita, jangan sampai terlalu larut pada sesuatu. Semuanya harus seimbang, jangan berlebih, KECUALI satu : IMAN kita kepada Allah Swt. Usahakan selalu berlebih, tidak boleh berkurang apalagi hilang. Karena hanya kepada-Nyalah akhirnya kita semua akan berpulang..